Dukung Kemandirian Warga Binaan, Ketua TP PKK Batu Bara Serahkan Bantuan Alat Tenun di Lapas Labuhan Ruku

Dukung Kemandirian Warga Binaan, Ketua TP PKK Batu Bara Serahkan Bantuan Alat Tenun di Lapas Labuhan Ruku
Foto: Dukung Kemandirian Warga Binaan, Ketua TP PKK Batu Bara Serahkan Bantuan Alat Tenun di Lapas Labuhan Ruku

Labuhan Ruku – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batu Bara, Ny. Henny Baharuddin Siagian, bersama jajaran melaksanakan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi dengan warga binaan perempuan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku, Rabu (6/5/2026).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Labuhan Ruku, Ny. Juwita Hamdi Hasibuan, beserta jajaran. Kehadiran rombongan TP PKK Kabupaten Batu Bara menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program pembinaan serta pemberdayaan warga binaan perempuan di lingkungan Lapas.

Dalam rangkaian kegiatan, Ny. Henny Baharuddin Siagian meninjau langsung Blok Wanita Intan untuk menyapa dan berdialog dengan para warga binaan. Suasana penuh kehangatan terlihat saat beliau memberikan motivasi dan penguatan mental agar para warga binaan tetap semangat menjalani pembinaan serta terus memperbaiki diri untuk masa depan yang lebih baik.

“Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik. Manfaatkan waktu pembinaan ini untuk belajar dan meningkatkan keterampilan,” ujar Ny. Henny kepada warga binaan.

Usai meninjau blok hunian, rombongan melanjutkan kegiatan di Aula Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku. Dalam sambutannya, Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan TP PKK Kabupaten Batu Bara kepada warga binaan wanita.

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat penting dalam menunjang program pembinaan kemandirian di dalam lapas, khususnya dalam meningkatkan keterampilan produktif warga binaan.

Pada kesempatan tersebut, Ny. Henny Baharuddin Siagian secara simbolis menyerahkan bantuan berupa alat tenun kepada warga binaan wanita. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran keterampilan sekaligus mendukung program pembinaan kemandirian yang tengah dijalankan pihak lapas.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh keakraban, kemudian ditutup dengan doa bersama agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga binaan.

Melalui pemberian alat tenun tersebut, diharapkan warga binaan perempuan memiliki bekal keterampilan yang bermanfaat sehingga mampu mandiri, produktif, serta kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaannya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *